spread the world be a dominican

Yayasan Santo Dominikus Cabang Yogyakarta

Jl.Melati Wetan No 53
Yogyakarta INDONESIA
Phone 0274 561217

 
Awal arrow Sr. Krisanti. OP
Jalan Kesempurnaan Hidup
dominikus

Menjumpai kesucianMu yang kudus, Sungguh selalu mendebarkan yang terurapi" menghambakan diri. Menyusup, merasuk dalam kehampaan pribadi. Jalan Sancti sulit tertembus, mungkinkah manusiawiku berbicara terlalu banyak Sadar..... layar harian mengkilas potret hidup yang tak pantas, lantas....?
perhentian menjadi pijakan. Sebab hidup telah dikhususkan, selanjutnya....?
Sancti, tujuan akhir kesempurnaan.

Demikianlah sepenggal ungkapan hati yang menjadi: "jawaban pas" ketika hati saya berdebar mendengar sapaanNya, " Setelah ini, engkau mau apa?"

Setelah menjalani tahap postulat selama kurang lebih satu tahun dengan mengalami proses pendewasaan manusiawi dan kristiani, pada tanggal 2 Juli 2004 saya memberanikan untuk melanjutkan masa formatio awal sebagai calon Dominikanes di Novisiat OP, “Terjadilah padakau menurut perkataanMu“ adalah motto yang selalu melandasi perjuangan " hidup " baik hidup yang telah maupun yang akan saya jalani sebagai seorang  religius.

Hari itu adalah hari yang luar biasa. Dari awal hingga berakhirnya Perayaan Ekaristi yang menyempurnakan upacara pcnerimaan Busana Kebiaraan, tak henti - hentinya saya bersyukur atas karya Allah dalam diri saya. Tanpa mengesampingkan berbagai perasaan manusiawi yang muncul dengan segenap kesiapan hati untuk melangkah dalam " ketidakpastian " saya memastikan untuk berani berjuang bersamaNya. Untuk sampai pada " pencerahan " tersebut, saya berproses cukup lama (±10 tahun).

Tahun 1993, saya lulus SMU, bertekad bulat mencoba mengenal hidup religius dengan keterbatasan saya dalam mengartikan kehendak Allah. Satu motivasi saya adalah berkembang dalam hidup. Ada suatu kendala muncul dan akhirnya saya memutuskan untuk melanjutkan studi di Perguruan Tinggi. Kurang lebih empat setengah tahun menempuh studi di Universitas Sanata Dharma Yogyakarta, saya bersyukur memperoleh pengalaman berelasi dengan kaum awam dan religius, disamping pengetahuan dan kemampuan akademik. Cakrawala pandang saya tentang beraneka cara memahami dan menanggapi kehendak Allah pun berkembang.

Selanjutnya, saya justru berminat memperoleh pemahaman yang tepat tentang hidup membiara, berumahtangga, dan selibater luhur. Persoalannya adalah "Anugerah manakah yang dikehendaki Allah dan boleh saya terima?" Meskipun ada keinginan besar untuk mencoba, semakin dekat mengenal hidup membiara selepas studi di Universitas, saya mcmutuskan untuk menundanya dan memasuki dunia kerja. Tahun 1998, saya bekerja di SMU Stella Duce 2 (Yayasan Tarakanita Cabang Yogyakarta).

Saya terus berproses dalam hidup panggilan. Hingga akhirnya pada bulan Juli 2003, saya memutuskan untuk mengundurkan diri secara resmi dari tugas dan tanggungjawab saya sebagai Pembimbing Tetap di Unit Pelayanan BK. Dorongan untuk serius mengusahakan perkembangan hidup rohani melalui cara hidup membiara, saya kongkritkan dengan melamar sebagai calon religius dalam Kongregasi Suster - Suster St. Dominikus Indonesia (OP). Semula saya sering melihat para Suster OP mengikuti Perayaan Ekaristi di Gereja Keluarga Kudus Paroki Banteng. Saya tertarik melihat para suster berpakaian hitam putih dan simpatik. Namun, saya menjadi amat tertarik ketika mendapat kesempatan Live In. Pada waktu itu, seorang suster meminjami buku Spiritualitas Dominikan. " ISTIMEWA" itulah kata yang sedikit dapat menggambarkan kekaguman saya akan anugerah Allah yang dikaruniakanNya kepada St. Dominikus, Bapa Pendiri Ordo. Semangat dan teladan hidupnya sebagai Pewarta Ulung Kebenaran, terumuskan baik dan menjadi gaya hidup para Dominikan dalam mengikuti Kristus.

Spiritualitas Dominikan yang dahulu hanya saya ketahui secara sekilas, sekarang semakin diperdalam di Novisiat. Nampaknya, hal itulah yang sedemikian menarik hati saya. Secara teoritik, saya bersyukur mendapat pengajaran yang baik tentang Spiritualitas Dominikan dari Sr. Agnes, OP Dalam praktek hidup sehari - hari kami para novis mendapat bimbingan secara langsung oleh Sr. Fidelis, OP mulai dari praktek penghayatan hidup bersama, observasi monastik, liturgi, kaul hingga studi (5 Unsur Esensial Spiritualitas DOMINIKAN).

Terutama dalam praktek penghayatan kaul dalam hidup bersama, hal ini amat diperhatikan. Dengan segala kelebihan dan keterbatasan diri dan apa yang ada di Novisiat, kami para novis mencoba memperoleh pemahaman dan praktek hidup berkaul sebagai calon religius semaksimal mungkin. Jujur, kadang - kadang tidak mudah, namun selalu ada "dua sisi" dalam sekeping mata uang. Pengolahan hidup sebagai calon Dominikanes melalui doa bersama dan pribadi, tugas pos, studi, hidup dalam peraturan, dan sebagainya membutuhkan ketekunan, kesetiaan, sangat membantu saya untuk tetap setia pada proses pembentukan diri dalam tahap formatio awal ini.. Disamping itu kemampuan beradaptasi dengan situasi apapun sangat diperlukan. Dalam hal tersebut, masa postulant menjadi masa "perkenalan" yang baik untuk mempersiapkan diri. Bersama Sr. Dominika, OP selaku pembimbing pada waktu itu, kami berproses untuk mengupayakan kedewasaan pribadi secara manusiawi. Banyak hal sungguh mengesan dalam bagi saya, seperti membangun relasi dengan rekan - rekan postulant dalam berbagai perbedaan, pelajaran - pelajaran dalam KUBINA ( Kursus Bina Awal) mengembangkan kreativitas melalui hal - hal kongkrit dan sederhana, dan lain -lain.

Masa postulat dan Novisiat merupakan suatu anugerah. Bagi saya, hidup di Novisiat adalah kesempatan untuk berefleksi dalam perjuangan menerima dan mengalirkan rahmat. Ke depan, saya berharap sungguh dapat semakin sempurna atau mendekati apa yang dicita - citakan St. Dominikus dalam mcwartakan VER1TAS SECARA KONTEKSTUAL. Berjalan dengan segala kekuatan dan kerapuhan diri, tetapi berkemauan teguh untuk mengikuti Kristus. Semoga yang terjadi adalah kehendakNya, bukanlah kehendakku.

Chisti Sancti adalah jalan kesempurnaan hidup. Kristus yang telah dianugerahkan Bapa secara khusus dan istimewa bagi kita dengan gemilang mencapai kemulianNya melalui Kekudusan SalibNya. Dalam harapan untuk turut serta terlibat dalam karya penebusanNya yang terus berlangsung, saya memiliki kerinduan supaya diperkenankan menerima banyak saudara yang ingin mengabdikan diri bagi Tuhan, Gereja, dan sesama dalam semangat St. Dominikus. Mari kita bersama mencapai kesempurnaan diri dan menikmati janji Kristus,

"Jikalau engkau hendak sempurna, pergilah, juallah segala milikmu dan berikanlah itu kepada orang - orang miskin, maka engkau akan beroleh harta di sorga, kemudian datanglah kemari dan ikutilah Aku." (Mat 19:20) Dengan hidup ditengah - tengah dunia ini, kita mencoba melaksanakan nasihat rasul Paulus, " Supaya kamu jangan membuat menjadi sia - sia kasih karunia Allah, yang kamu terima. " Sebab Allah bersabda, " Pada waktu aku berkenan, Aku akan mendengarkan engkau, dan pada hari aku menyelamatkan Aku akan menolong engkau...." (2 Kor. 6: 1- 2).

 

Semoga Allah Bapa, Putera dan Roh Kudus memberkati kita.

 
Sekilas Tentang Santo Dominikus

Ordo Dominikan didirikan oleh St.Dominikus, dengan tujuan untuk :

  1. Pewartaan - OP
  2. Keselamatan Umat Manusia

"Celakalah aku jika tidak mewartakan sabda Allah"

Kata kata Paulus yang dipegang dan dihidupi oleh St.Dominikus. 

Beberapa anggota Dominikan yang menjadi penyalur Rahmat Allah

  1. St.Dominikus 
  2. St.Thomas Aquinas
  3. St. Albertus Angung
  4. St. Pius V
  5. St. Martinus de Porres
  6. St. Katarina Siena
  7. St. Rosa de Lima 
Read more...
 
SD Kanisius Baciro

SD Kanisius Baciro berdiri 1Januari 1970 dengan nomer Akte 765A/INS/Sub.1970 yang  terletak Kelurahan Baciro, Kecamatan Gondokusuman, Yogyakarta.
Pada tahun 1993 SD Kanisius Baciro II, mulai tahun 2005 SD Kanisius Baciro I,II dengan nama SD Kanisius Baciro.

Read more...
 
SMP Pangudi Luhur 2

Penyelengara sekolah ini diawali bekerjasama dengan Bruder-bruder FIC pada tahun 1966. Awalnya bernama SMP Katamso Gendeng. Dipilihnya nama itu untuk mengenang Brigjend.Katamso, seorang pahlawan revolusi yang berjasa besar dalam membantu karya para suster dari rintangan kaum komunis menjelang G30 S PKI

Read more...
 
SMU Dominikus Wonosari
Berdiri tahun 1989/1990 adalah sekolah alih fungsi dari SPG SANJAYA Wonosari yang dahulu berdiri tahun 1968 yang mulai dikelola oleh suster Suster Santo Dominikus memalui Yayasan Santo Dominikus sejak tahun 1980
Read more...
 
OOPS. Your Flash player is missing or outdated.Click here to update your player so you can see this content.
KWI

Keuskupan Agung Semarang

Jumlah Pengunjung

mod_vvisit_counterHari Ini29
mod_vvisit_counterTotal13736