spread the world be a dominican
|
Yayasan Santo Dominikus Cabang Yogyakarta Jl.Melati Wetan No 53 Yogyakarta INDONESIA Phone 0274 561217 |
|
Awal Komunitas Pejaten
Komunitas Suster Santo Dominikus Pejaten merupakan pengembangan dari Komunitas Suster Santo Dominikus yang berkarya di Panti Asuhan Pondok Si Boncel. Pada waktu itu komunitas yang didirikan tahun 1972 tersebut masih beralamat di Jl. Raden Saleh Jakarta Pusat.
Kongregasi Suster Santo Dominikus adalah anggota Ordo Dominikan yang bersifat internasional. Maka tentu saja Kongregasi perlu menjalin relasi dengan anggota Ordo dari negara-negara lain untuk memperkuat spiritualitas Dominikan dalam kehidupan anggota Kongregasi Suster OP di Indonesia.
Sejak tahun 1980 Kongregasi mulai sering menerima kunjungan para Pater atau Suster Dominikan dari manca negara. Kenyataan ini menjadi pertimbangan penting untuk membuka komunitas baru di Ibukota Jakarta sebagai gerbang penerimaan sebelum para tamu itu mengunjungi Komunitas-Komunitas OP di berbagai kota.
Allah membuka kuasa kasihNya karena pada saat itu Kongregasi Suster OSF menawarkan rumah mereka yang terletak di Pejaten Jakarta Selatan, tepatnya di lingkungan sekolah Strada Pejaten. Tanpa melalui proses yang sulit, rumah itu menambah bilangan jumlah komunitas para Suster Santo Dominikus.
Pada tahun 1982 rumah yang terletak di Jalan Pejaten itu diresmikan sebagai rumah sekretariat Kongregasi di Indonesia (pada waktu itu masih cabang dari Kongregasi Suster OP Belanda).
Anggota komunitas yang pertama adalah:
- Sr. Agnes OP : Pemimpin Komunitas sekaligus pemimpin kongregasi provinsi Indonesia
- Sr. Theresia OP : pastoral keluarga
- Sr. Veronica OP : pastoral di paroki Pasar Minggu, pembina mudika, katekis dan pemeriksa naskah KAJ, ketua Kerasulan Kitab Suci KAJ (1983 – 1991)
Ketika Kongregasi menjadi mandiri pada tahun 1987, biara pejaten tetap dijadikan Rumah Pimpinan Umum dan sekaligus kantor sekretariat Kongregasi.
KARYA-KARYA KOMUNITAS Ciri khas pelayanan para Suster OP di komunitas ini adalah pastoral. Baik di paroki, sekolah masyarakat setempat maupun seminari. Tahun 1987 ada permintaan agar Suster OP membantu pelayanan di seminari menengah untuk bagian dapur dan rumah tangga. Maka Kongregasi mengutus Sr. Stefani OP dan Sr. Chatarina OP untuk bekerja melayani para seminaris di Wacana Bhakti. Pada tanggal 2 Mei 1995, Sr. Alexa OP yang ketika itu menjadi mahasiswi Fakultas Teologi Wedhabakti Kentungan, Yogyakarta, mendapat tugas menjalani Tahun Orientasi Pastoral di komunitas Pejaten. Sr. Alexa OP memilih untuk menjalani masa TOP di antara para anak jalanan. Dalam perkembangan selanjutnya Kongregasi merasakan karya Kasih Allah sendiri menyertai karya pelayanan Sr. Alexa OP, yang kemudian hari memprakarsai berdirinya Yayasan Kasih Mandiri. Yayasan ini memberi pelayanan pada anak-anak jalanan agar kelak mereka mempunyai bekal ketrampilan untuk mampu membiayai kehidupannya.
|
|
Sejak tahun 1988 Komunitas juga turut terlibat dalam pelayanan pendidikan di sekolah Strada dengan mengutus salah satu suster untuk mengajar agama Katolik di sekolah tersebut. Beberapa siswa sering terlihat memanfaatkan kapel komunitas untuk berdoa.
Hingga saat ini komunitas selalu berusaha agar kehadiran komunitas tetap memberi arti bagi umat di paroki dan masyarakat sekitarnya baik di paroki, lingkungan Gereja atau masyarakat RT setempat.
(Sr. Gemma OP)
|
|
|
OOPS. Your Flash player is missing or outdated. Click here to update your player so you can see this content.
Jumlah Pengunjung
 | Hari Ini | 15 |  | Total | 40203 |
|